REFLEKSI • 14 JANUARI 2026

Makna Sepi dalam Puisi

Catatan kecil tentang sunyi, kata, dan manusia.

Aku semakin mengerti, sepi bukan tentang tidak ada suara. Ia adalah ruang. Tempat perasaan duduk tanpa perlu menjelaskan diri.

Dalam puisi, sepi justru menjadi bahasa. Ia memberi jarak, supaya setiap kata bisa bernapas.

“Barangkali, kita menulis bukan untuk didengar. Tapi agar kita tidak menghilang di kepala sendiri.”

Aku sering menemukan diriku sendiri di antara baris-baris puisi orang lain. Seolah mereka menulis sesuatu yang selama ini hanya berisik di dalam dadaku.

Dan mungkin, itulah tugas paling sunyi dari sebuah tulisan: menjadi teman yang tidak pernah bertanya, tapi selalu tinggal.

← Kembali ke blog Baca puisi →