PUISI • 5 JANUARI 2026

Hujan di Kepala Senja

Hujan jatuh di kepala senja, mengetuk ingatan yang belum pulang. Aku menunggumu dalam genangan doa, yang tak pernah sempat menjadi suara.
Langit menulis namamu di kaca waktu, lalu menghapusnya sebelum aku sempat membaca. Dan aku, tetap di sini — menghafal sunyi, seperti doa yang lupa jalannya pulang.
← Kembali ke puisi Catatan penulis →